Monday, March 7, 2016

Implementasi Komputasi

Implementasi Komputasi pada Bidang Fisika       


           Implementasi komputasi moderndi bidang fisika ada Computational Physics yang mempelajari suatu gabungan antara Fisika,Komputer Sain dan Matematika Terapan untuk memberikan solusi pada “Kejadian dan masalah yang komplek pada dunia nyata” baik dengan menggunakan simulasi juga penggunaan algoritma yang tepat.
        Pemahaman fisika pada teori, experimen, dan komputasi haruslah sebanding, agar dihasilkan solusi numerik dan visualizasi /pemodelan yang tepat untuk memahami masalah Fisika. Untuk melakukan perkerjaan seperti evaluasi integral,penyelesaian persamaan differensial, penyelesaian persamaan simultans, mem-plot suatu fungsi/data, membuat pengembangan suatu seri fungsi, menemukan akar persamaan dan bekerja dengan bilangan komplek yang menjadi tujuan penerapan fisika komputasi.
         Banyak perangkat lunak ataupun bahasa yang digunakan, baik MatLab, Visual Basic, Fortran,Open Source Physics (OSP), Labview, Mathematica, dan lain sebagainya digunakan untuk pemahaman dan pencarian solusi numerik dari masalah-masalah pada Fisika komputasi.
           Adapun contoh dari system fisik yaitu computer digital, computer quantum, computer penganalisa DNA, dll. Dari sudut pandang ini sampai muncul cabang ilmu bernama Physics Computation. Bahkan ada sudut pandang yang lebih radikal berbasisi dalil Digital Physicyang menyatakan bahwa evolusi alam semesta itu sendiri adalah sebuah proses komputasi – disebut Pancomputationalism.

           Penerapan Model Komputasi :
  • Mesin Mealy : adalah otomasi fase berhingga (finite state automaton atay finite state tranducer) yang menghasilkan keluaran berdasarkan fase saat itu dan bagian masukan / input.
  • Mesin Moore : otomasi fase berhingga ( finite state automaton) dimana keluarannya ditentukan hanya oleh fase saat itu ( dan tidak terpengaruh oleh bagian masukan / input).
  • Petri Net : salah satu model untuk merepresentasikan system terdistribusi diskret. Sebagai sebuah model, ptri net merupakan grafik 2 arah yang terdiri dari place, transition, dan tanda panah yang menghubungkan keduanya.

Implementasi Komputasi pada Bidang Matematika    

Implementasi komputasi modern dibidang matematika ada numerical analysis yaitu sebuah algoritma dipakai untuk menganalusa masalah-masalah matematika. Bidang analis numeriksudah dikembangkan berabad-abad sebelum penemuan computer modern. Interpolaso linear sudah digunakan lebih dari 2000 tahun yang lalu. Banyak matematikawan besar dari masa lalu disibukkan oleh analisis numerik, seperti yang terlihat jelas dari nama algoritma penting seperti metode Newton, interpolasi polynomial Lagrange, eliminasi Gauss, atau metode Euler.

Buku-buku besar berisi rumus dan table data seperti interplasi titik dan koefisien fungsi diciptakan untuk memudahkan perhitungan tangan. Dengan menggunakan table ini (seringkali menampilkan perhitungan sampai 16 angka decimal atau lebih untuk beberapa fungsi), kita bias melihat nilai-nilai untuk diisikan ke dalam rumus yang diberikan untuk beberapa fungsi), kita bias melihat nilai-nilai untuk diisikan ke dalam rumus yang diberikan dan mencapai perkiraan numeris sangat baik untuk beberapa fungsi. Karya utama dalam bidang ini adalah penerbitan NIST yang di sunting oleh Abramovich dan Stegun, sebuah buku setebal 1000 halaman lebih. Buku ini berisi banyak sekali rumus yang umum digunakan dan fungsi dan nilai-nilainya dibnyak titik. Nilai F-nilai fungsi tersebut tidak lagi terlalu berguna ketika computer tersedia, namun senarai rumus masih mungkin sangat berguna.
   Kalkulator mekanik juga dikembangkan sebagai alat untuk perhitungan tangan. Kalkulator berevolusi menjadi computer elektronik pada tahun 1940. Kemudian ditemukan bahwa  computer juga berguna untuk tujuan administrative. Tetapi penemuan komputer.

Implementasi Komputasi pada Bidang Geografi

Implementasi komputasi modern di bidang Geografi diterapkan pada GIS (Geographic Information System) yang merupakan system informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan) atau dalam arti yang lebih sempit adalah system computer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mgeopreasikannya dan data sebagai bagian dari system ini.

Teknologi system informasi Geografis dapat digunakan untuk investiasi ilmiah pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografi dan perencanaan rute. Misalnya, GIS bias membantu perencana untk secara cepat menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam, atau GIS dapat digunakan untuk mencari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan pelindungan dari polusi.
 
Source : rizki80



0 comments:

Post a Comment

 

Hazelnut Coffee Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang