Pada kehidupan ini manusia pasti mengalami masalah yang
bermacam-macam, seperti masalah keluarga, ekonomi, lingkungan dan banyak
macamnya lagi. Terkadang pada suatu masalah yang tidak dapat diselesaikan hanya
ada satu jalan keluar yaitu mencoba bersikap ikhlas dan sabar.
Sikap Ikhlas dan sabar
tersebut memang tidak mudah dilakukan, terlebih lagi jika kita harus merelakan
kebahagian yang selama ini kita rasakan. Kehilangan sesuatu yang berharga
contohnya, rasa kehilangan akan membuat hidup seseorang menjadi merana. Tetapi tuhan
tidak akan memberikan cobaan yang melebihi kemampuan umatnya. Dibalik semua
masalah pasti akan ada tujuan yang jauh lebih indah yang sudah dia gariskan
kepada umatnya.
Pengalaman saya sendiri
untuk bersikap ikhlas dan sabar ini adalah ketika saya kehilangan orang yang
saya sayangi yaitu nenek saya. Beliau sendiri sangat dekat dengan saya,
layaknya seperti ibu saya sendiri. Sewaktu saya kecil beliau sering mendongeng
kan beberapa cerita sebelum saya tidur, membantu saya belajar, dan sering
mensupport saya dalam macam hal. Beliau juga sangat menyayangi cucu-cucu nya
yang lain. Beliau meninggal ketika saya masih SMA, ketika saya mendengar kabar
beliau meninggal saya merasa sedih dan kaget karena beliau sendiri tidak sakit
dan sehat-sehat saja sebelumnya.
Dalam pengalaman tersebut,
kehilangan adalah suatu masalah yang satu-satunya jalan keluarnya adalah ikhlas
dan sabar. Sifat iklhas dan sabar ini juga tidak akan dapat dilakukan seseorang
jika tidak ada orang lain yang dapat menyemangati orang tersebut. Dalam pengalaman
saya sendiri, saya dan keluarga saling menyemangati satu sama lain, agar
kesedihan yang dialami tidak akan berlarut panjang. Dengan sifat ikhlas dan
sabar kita dapat menjalani hidup yang damai dan waktu juga akan mengobati luka
dalam suatu masalah.
0 comments:
Post a Comment