Monday, October 22, 2012

Keluarga dan Fungsinya



Keluarga (bahasa Sanskerta: kulawarga, ras dan warga yang berarti anggota) adalah lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah.

Keluarga inti
Keluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih yang hidup bersama dengan keterikatan aturan, emosional dan individu mempunyai peran masing-masing yang merupakan bagian dari keluarga (Friedman, 1998). Keluarga inti adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari suami istri dan anaknya, atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya (Suprajitno, 2004). 
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.


Keluarga Besar
Keluarga besar merupakan perluasan dari keluarga inti / kelaurga yang arti sempi, yang tetap didasarkan pada ikatan perkahwinan dan hubungan darah.
Mereka yang menjadi anggota besar atas dasar :
Ikatan perkahwinan keluarga inti yaitu ayah dan ibu mertua, kakak dan adik ipar, serta cucu mertua.
Hubungan darah yaituayah dan ibu kandung,kakek dan nenek kandung, paman dan bibi kandung.

Konsep keluarga besar ini umumnya dianut di negara-negara timur seperti Cina, Jepang, Indonesia, Malaisia, Brunai Darussalam, Filiphina, India dan tempat lain. Namun hubungan pengikat dalam konsep keluarga besar itu tidak lagi hanya ikatan perkahwinan dan hubungan darah.


Fungsi Keluarga
Ada beberapa fungsi yang dapat dijalankan oleh keluarga, sebagai berikut :
  • Pendidikan
Disini tugas keluarga dalam fungsi pendidikan sangatlah penting, karena keluarga merupakan satu-satunya kelompok yang dapat mendidik anak mulai dari awal sampai pertumbuhan anak hingga terbentuk personality-nya. Anak-anak lahir tanpa bekal sosial, agar si anak dapat berpartisipasi maka harus disosialisasi oleh orang tuanya tentang nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. Jadi, dengan kata lain, anak-anak harus belajar norma-norma mengenai apa yang senyatanya baik dan tidak layak dalam masyarakat. Berdasarkan hal ini, maka anak-anak harus memperoleh standar tentang nilai-nilai apa yang diperbolehkan dan tidak, apa yang baik, yang indah, yang patut, dsb. Mereka harus dapat berkomunikasi dengan anggota masyarakat lainnya dengan menguasai sarana-sarananya.
·         Keturunan
Fungsi ini didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan
sosial, misalnya dapat melanjutkan keturunan, dapat mewariskan harta kekayaan, serta pemeliharaan pada hari tuanya.
Pada umumnya masyarakat mengatakan bahwa perkawinan tanpa menghasilkan anak merupakan suatu kemalangan karena dapat menimbulkan hal-hal yang negatif.

  • Ekonomis
Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga atau ayah bekerja untuk mencari penghasilan, sedangkan biasanya ibu mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga, untuk biaya sehari-hari, pendidikan, dan juga untuk kebutuhan lain-lainnya

  • Perlindungan
Tugas keluarga disini adalah saling melindungi dari indak-tindak yang tidak baik dari lingkungan diluar keluarga sehingga semua anggota keluarga merasa nyaman dan terlindungi. Tugas ini biasanya dipeang oleh orang tua, orang tua wajib melindungi anak-anaknya dari bahaya.

  • Penentuan Status
Status dalam keluarga sangatlah penting untuk menentukan hal-hal yang penting seperti ras, kasta, keturunan, suku, dan agama. Terutama dalam menentukan agama Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.

  • Penanggung jawab
Fungsi keluarga sebagai penanggung jawab merupakan hal yang sangat penting. Jika ada anggota yang sedang sakit, menderita, atau sudah tua anggota keluarga inilah yang beranggung jawab untuk mengurus segala kebutuhannya seperti biaya rumah sakit, biaya kebutuhan khusus, penanganan secara mental, dan lain-lain.


sumber : Sahabat Bersama

0 comments:

Post a Comment

 

Hazelnut Coffee Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang