Keluarga inti
Keluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih yang hidup bersama dengan keterikatan aturan, emosional dan individu mempunyai peran masing-masing yang merupakan bagian dari keluarga (Friedman, 1998). Keluarga inti adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari suami istri dan anaknya, atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya (Suprajitno, 2004).
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.
Keluarga Besar
Keluarga besar merupakan perluasan dari keluarga inti / kelaurga yang arti sempi, yang tetap didasarkan pada ikatan perkahwinan dan hubungan darah.
Mereka yang menjadi anggota besar atas dasar :
Ikatan perkahwinan keluarga inti yaitu ayah dan ibu mertua, kakak dan adik ipar, serta cucu mertua.
Hubungan darah yaituayah dan ibu kandung,kakek dan nenek kandung, paman dan bibi kandung.
Konsep keluarga besar ini umumnya dianut di negara-negara timur seperti Cina, Jepang, Indonesia, Malaisia, Brunai Darussalam, Filiphina, India dan tempat lain. Namun hubungan pengikat dalam konsep keluarga besar itu tidak lagi hanya ikatan perkahwinan dan hubungan darah.
Fungsi Keluarga
Ada beberapa fungsi yang dapat
dijalankan oleh keluarga, sebagai berikut :
- Pendidikan
Disini tugas keluarga dalam fungsi
pendidikan sangatlah penting, karena keluarga merupakan satu-satunya kelompok
yang dapat mendidik anak mulai
dari awal sampai pertumbuhan anak hingga terbentuk personality-nya. Anak-anak
lahir tanpa bekal sosial, agar si anak dapat berpartisipasi maka
harus disosialisasi oleh orang tuanya tentang nilai-nilai yang ada dalam
masyarakat. Jadi, dengan kata lain, anak-anak harus belajar norma-norma
mengenai apa yang senyatanya baik dan tidak layak dalam masyarakat. Berdasarkan
hal ini, maka anak-anak harus memperoleh standar tentang nilai-nilai apa yang
diperbolehkan dan tidak, apa yang baik, yang indah, yang patut, dsb. Mereka
harus dapat berkomunikasi dengan anggota masyarakat lainnya dengan menguasai
sarana-sarananya.
·
Keturunan
Fungsi ini didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan
sosial, misalnya dapat melanjutkan keturunan, dapat mewariskan harta kekayaan, serta pemeliharaan pada hari tuanya.
Pada umumnya masyarakat mengatakan bahwa perkawinan tanpa menghasilkan anak merupakan suatu kemalangan karena dapat menimbulkan hal-hal yang negatif.
sosial, misalnya dapat melanjutkan keturunan, dapat mewariskan harta kekayaan, serta pemeliharaan pada hari tuanya.
Pada umumnya masyarakat mengatakan bahwa perkawinan tanpa menghasilkan anak merupakan suatu kemalangan karena dapat menimbulkan hal-hal yang negatif.
- Ekonomis
Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber
kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga atau
ayah bekerja untuk mencari penghasilan, sedangkan biasanya ibu mengatur
penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan
keluarga, untuk biaya sehari-hari, pendidikan, dan juga untuk kebutuhan
lain-lainnya
- Perlindungan
Tugas keluarga disini adalah saling melindungi dari indak-tindak yang
tidak baik dari lingkungan diluar keluarga sehingga semua anggota keluarga
merasa nyaman dan terlindungi. Tugas ini biasanya dipeang oleh orang tua, orang
tua wajib melindungi anak-anaknya dari bahaya.
- Penentuan Status
Status dalam keluarga sangatlah penting untuk menentukan hal-hal yang
penting seperti ras, kasta, keturunan, suku, dan agama. Terutama dalam
menentukan agama Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan
mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan
tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang
mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.
- Penanggung jawab
Fungsi keluarga sebagai penanggung jawab merupakan hal yang sangat
penting. Jika ada anggota yang sedang sakit, menderita, atau sudah tua anggota
keluarga inilah yang beranggung jawab untuk mengurus segala kebutuhannya
seperti biaya rumah sakit, biaya kebutuhan khusus, penanganan secara mental,
dan lain-lain.
sumber : Sahabat Bersama
sumber : Sahabat Bersama
0 comments:
Post a Comment