Friday, April 29, 2016

Virtual Reality gear




Virtual Reality atau realitas maya merupakan teknologi yang membuat pengguna bisa berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan dengan komputer. Lingkungan tersebut tidak benar-benar ada dan hanya berupa simulasi. Nah, di tahun 2016 ini, akan menjadi tahun pertama konsumen bisa mencoba sejumlah gadget dan game dengan Virtual Reality dan augmented reality yang berbeda.

Peserta Gaming and Virtual Reality Marketplace di International Consumer Electronics Show juga dihadirkan, sehingga kita bisa mengharapkan berbagai gadget baru yang canggih.
Ada berbagai produsen yang akan meluncurkan produk VR, salah satunya adalah Samsung Gear VR.

Samsung Gear VR model baru ini memiliki desain seperti dua headset VR yang pernah dibuat Samsung sebelumnya. Bedanya, Samsung Gear VR Consumer Edition ini memiliki desain trackpad baru, dibanderol dengan harga lebih murah, yaitu US$ 99 atau Rp 1,38 juta. Produk tersebut kompatibel dengan beberapa smartphone flagship terbaru Samsung. Terdapat koneksi micro USB sebagai konektor,
Total beratnya jika tanpa dipasangkan dengan smartphone adalah 318 gram. Tak hanya itu, interface-nya juga dibuat lebih lebar, begitu juga dengan tombol touchpad yang lebih besar agar memudahkan kita untuk mengontrol dengan akurasi tinggi. Perangkat ini pun memiliki sensor untuk kepala pengguna dan bantal di sekitar mata, membuat pengalaman VR lebih nyaman.

Mobil Pintar tanpa awak





Sempat menjadi perbincangan hangat, sepanjang 2015 mobil pintar banyak dikaitkan dengan nama Google, Tesla, Toyota Lexus, dan pabrikan lainnya. Mobil tanpa awak hingga perlengkapan teknologi terbaru pada mobil yang dikembangkan berbagai pabrikan otomotif tersebut tidak bisa dilewatkan begitu saja. Gaung tren mobil pintar selama tahun 2016 sudah pasti akan semakin kencang dan mulai diimplementasikan secra nyata. Bukti ini sudah bisa terlihat dari tindakan Tesla yang sudah mulai mengembangkan pabrik baterai sendiri untuk mobil pintar selanjutnya.

Toyota, perusahaan otomotif asal Jepang akan memulai debutnya segera menjadi perusahaan pembuat mobil pertama dari Jepang yang akan keluar sebagai pelopor mobil tanpa pengemudi pada tahun 2020.

Sementara itu Google juga menargetkan bahwa hasil uji coba mereka sudah memasuki tahap yang dinggap telah baik, dan berencana merilis rencana untuk memasarkan mobil tanpa pengemudi pada tahun 2020. Belum diketahui pasti perusahaan mana yang akan diajak kerja sama oleh Google nantinya untuk produksi mobil otonom mereka, atau mungkin saja mereka akan mengakuisisi salah satu perusahaan otomotif dalam waktu dekat. Selain Toyota dan Google, perusahaan yang juga sedang berupaya mengerjakan mobil tanpa sopir ini, yang benar-benar industri mobil adalah Nissan dan GM (General Motors). 

Toyota menggunakan produk Lexus yang telah dimodifikasi sebagai mobil pintar mereka, dan telah masuk di jalan raya Tokyo dan telah sukses melaju di jalan tol dan jalan raya yang sibuk seperti jalan tol di Shuto, Jepang. Produk Lexus GS hasil modifikasi untuk dijadikan mobil tanpa sopir itu disebut Highway Teammate.
 

Hazelnut Coffee Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang